Aku rindu
Ketika suara hujan datang
Karena riuh gemerciknya pernah menahanmu disini
Membuatku menikmati wajah lugumu
Dan setiap lekuk seyum manjamu
Melumpuhkan system saraf tubuhku
Aku Rindu
Jika lagu ini terdengar
Karena tiap liriknya melukiskan resah gundah gulana tanpamu
Terperangkap sepi ketika kau tak ada disisi
Dan tiap chord mayor minornya
Mengingatkan pertarunganku melawan hari-hari sepi tanpamu
Aku Rindu
Jika pagi datang
Karena saat itu aku bisa menjadi lonceng hatimu
Membangunkanmu dari persembunyian di balik selimut abu-abumu
Lebih pagi dari suara kokokan ayam jago
Aku juga rindu
Jalan setapak ini
Meski gang sepi tak bertuan ini becek saat di guyur hujan
Belum lagi aroma busuk sampah yang berceceran
Karena disitu, tempat kau datang dan tersenyum
Menyapaku pelan
Tapi,
Aku paling benci
Ketika jam pulang kerja datang
Karena saat itu kita terpisah oleh rentang waktu yang tak tentu
Membuatku tersiksa batin
Dan aku juga paling tak suka
Waktu malam hari dan disertai mendung pekat
Karena biasanya di saat itu aku melihat rasi bintang yang menyatu
Dan terangkai menjadi sebuah lekukan senyummu
Maka, teruslah kau isi lamunanku
Dengan begitu aku bisa merindukanmu dengan tenang