Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa mensyukuri nikmat hidupmu (tidak berdoa setelah bangun tidur)
dan tanpa sujud mengerjakan subuhmu..
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu,
kau tinggalkan sholat dhuhur dan asr karena kesibukan kerjamu,
kau tinggalkan sholat maghrib karena kelletihanmu..
juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu
Kau benar-benar ‘orang yang bersyukur’, Aku menyukainya
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.
Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,
dan aku masih belum bisa benar-benar mencintaimu…
Malah aku masih membencimu, karena kau telah membuatku keluar dari surga
Aku hanya menggunakanmu untuk membuktikan janjiku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga karenamu, dan aku akan membuatmu tersesat agar kau juga dicampakkan dari surga-Nya
Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan Dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan
Dia masih memberikan padamu nikmat hidup dan nikmat Islam..
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,
dan aku akan membuat kehidupanmu seperti di surga..
sehingga kau akan tetap kedalam kedholiman dan kesesatanmu…
dan kau tidak akan bertaubat didalam kedholiman dan kesesatanmu..
kita akan bersama-sama menjalani kehidupan dunia ini..
Sehingga kita akan bisa bersama-sama pula dikehidupan kelak..
Aku benar-benar berterimakasih padamu,
karena aku sudah menunjukkan kepada-NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa-masa yang kita jalani
Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya , guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua , Tidak menghargai Masjid, tidak sholat berjama’ah, berperilaku buruk.
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja
Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana-rencana hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.
Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Aku sudah 40 tahun bersamamu, dan sekarang aku perlu darah muda.
Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa..
Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berzina, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin,
dengan ini kuresmikan engkau sebagai pengikutku, dan kuangkat engkau menjadi waliku..
Lakukan semua ini didepan anak-anak agar mereka akan menirunya..
Begitulah anak-anak..
Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi..
Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu..
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit..
Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.
Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu..
Hanya saja kau harus menjadi orang to lol yang menanggap dirimu melakukan hal yang baik.. dan melupakan Penciptamu..
Catatan : Jika kau benar-benar menyayangiku , kau tak akan rela berbagi suratku ini dengan siapapun..
Sumber:
dari beberapa sumber internet
semoga bisa dapat kita jadikan pelajaran berharga,
amin, ya rabbal ‘alamin..